Cerita Kenaikan Harga Plastik yang Pelan Tapi Terasa, Keluhan dari Dapur hingga Dunia Usaha

Cerita Kenaikan Harga Plastik yang Pelan Tapi Terasa, Keluhan dari Dapur hingga Dunia Usaha.
kenaikan harga plastik mulai terasa pelan tapi pasti—bukan lewat lonjakan besar, melainkan tambahan kecil pada harga makanan, berkisar Rp500 hingga Rp1.000.--Radar Cirebon.
0 Komentar

“Sebagai pelaku usaha, kenaikan inflasi ini cukup terasa dampaknya. Harga bahan baku dan biaya operasional jadi tidak stabil, sehingga perencanaan bisnis juga ikut terdampak,” jelas Taufiq pada Sabtu, 11 April 2026.

Meski begitu, ia menilai kondisi tersebut juga menjadi tantangan bagi pelaku usaha untuk lebih efisien dalam menjalankan bisnis.

Taufiq menjelaskan, inflasi berdampak langsung pada meningkatnya biaya produksi jersey. Beberapa komponen utama seperti kain, tinta printing, hingga biaya listrik dan logistik mengalami kenaikan harga.

Baca Juga:Link UMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana ModernKemenag Siapkan Afirmasi dan Beasiswa untuk Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi Pesantren

Kondisi tersebut membuat biaya produksi setiap potong jersey meningkat dibandingkan sebelumnya.

“Harga bahan kain, tinta printing, sampai ongkos produksi seperti listrik dan logistik semuanya naik. Ini otomatis membuat cost produksi per jersey juga ikut meningkat,” jelasnya.

Untuk mengurangi tekanan biaya produksi, Taufiq menerapkan sejumlah langkah efisiensi. Salah satunya dengan mencari pemasok bahan baku alternatif yang menawarkan harga lebih kompetitif.

Selain itu, pihaknya juga menata ulang jumlah produksi agar lebih terkontrol sehingga tidak terjadi kelebihan stok.

“Kami juga mengoptimalkan desain agar tetap menarik tetapi tidak boros bahan, serta menekan biaya operasional yang tidak terlalu krusial,” katanya.

Langkah efisiensi tersebut, lanjut Taufiq, mampu membantu menekan biaya produksi sekitar 10 hingga 15 persen.

Angka tersebut dinilai cukup signifikan untuk menjaga margin usaha tetap sehat di tengah kenaikan harga bahan baku.

Baca Juga:Dedi Mulyadi Bakal Sulap Jembatan Cirahong Jadi Tempat Wisata dengan Bangunan Khas SundaHino Bus 4×4 Tangguh, Siap Taklukkan Medan Ekstrem

Meski melakukan penyesuaian bahan, Taufiq memastikan kualitas produk tetap menjadi prioritas utama. Setiap perubahan bahan selalu melalui proses pengujian terlebih dahulu sebelum digunakan dalam produksi massal.

“Kami selalu melakukan sampling dulu. Dicek dari segi kenyamanan, daya tahan, hingga hasil printing. Bahkan biasanya diuji langsung dipakai untuk memastikan tetap sesuai standar Becks Apparel,” papar Taufiq.

Ia menegaskan bahwa efisiensi yang dilakukan bukan berarti menurunkan kualitas produk yang diterima konsumen.

Taufiq juga memastikan inflasi tidak memengaruhi kapasitas produksi. Mesin produksi tetap beroperasi seperti biasa karena permintaan pasar masih harus dipenuhi.

“Mesin produksi tetap berjalan normal. Kami lebih fokus pada efisiensi penggunaan bahan, bukan mengurangi kapasitas produksi,” kata dia.

0 Komentar