Walikota Solo Bantah Tudingan Andre Rosiade Soal Stadion Manahan Mirip Sawah: Bisa Buat Tidur-tiduran!

Walikota Solo Bantah Tudingan Andre Rosiade Soal Stadion Manahan Mirip Sawah: Bisa Buat Tidur-tiduran!
Walikota Solo Pantau Langsung Kondisi Lapangan Stadion Manahan-@garudasultur-Instagram.
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto membantah tuduhan Andre Rosiade terkait kondisi lapangan Stadion Manahan pada Senin, 13 April 2026.

Respati Achmad Ardianto menyidak langsung Stadion Manahan, Solo pasca pertandingan Persis Solo vs Semen Padang untuk membuktikan apakah kritik yang dilontarkan Andre Rosiade benar adanya.

Sebelumnya, Andre Rosiade menyebut kondisi rumput Stadion Manahan menyerupai sawah yang tergenang air saat laga antara Persis Solo melawan Semen Padang FC pada Minggu 12 April 2026.

Respati Bantah Lapangan Mirip Sawah

Baca Juga:Link UMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana ModernKemenag Siapkan Afirmasi dan Beasiswa untuk Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi Pesantren

Menanggapi kritik tersebut, Respati Achmad Ardianto membantah kondisi lapangan Stadion Manahan layaknya sawah saar pertandingan Persis Solo vs Semen Padang.

Ia menjelaskan bahwa genangan air yang ada terjadi karena tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

“Nggak (mirip sawah) ini bisa buat jajan, bisa buat tidur-tiduran disini. Kemarin (air) 15 menit sudah terserap. Memang kemarin curah hujan yang berulang tinggi,” kata Respati, Senin 13 April 2026.

Meski membantah adanya masalah serius, Respati Achmad Ardianto tetap mengakui memang ada beberapa bagian lapangan memang membutuhkan perbaikan.

Ia menyoroti tingginya intensitas penggunaan Stadion Manahan, terutama saat akhir pekan.

Lapangan Stadion Manahan diketahui kerap digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk pertandingan non-resmi atau fun match, yang berdampak pada kualitas rumput.

“Kami akan melakukan perawatan lebih optimal dan kemungkinan akan ada pembatasan penggunaan lapangan agar kondisinya tetap terjaga,” jelasnya.

Perbaikan Menunggu Off Season Liga 1

Baca Juga:Dedi Mulyadi Bakal Sulap Jembatan Cirahong Jadi Tempat Wisata dengan Bangunan Khas SundaHino Bus 4×4 Tangguh, Siap Taklukkan Medan Ekstrem

Respati juga memastikan bahwa sistem drainase stadion masih berfungsi dengan baik.

Akan tetapi, lapisan resapan air di bawah lapangan perlu diperbarui karena sebagian sudah tertutup lumpur.

Perbaikan menyeluruh direncanakan akan dilakukan saat jeda kompetisi atau off season Liga 1 Indonesia.

“Jadwal pertandingan cukup padat, sehingga perbaikan besar baru bisa dilakukan saat musim libur. Prosesnya diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan,” tegasnya.

RENDIKA MARFIANSYAH.

0 Komentar