Investasi tersebut diharapkan mampu mendorong penemuan cadangan baru, meningkatkan produksi migas nasional, memperbesar penerimaan negara, sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
Selain membuka peluang bagi investor besar, Bahlil juga menekankan pentingnya keterlibatan pengusaha daerah dalam proyek-proyek migas di wilayah masing-masing.
Saat ini pemerintah terus mendorong swasembada energi melalui percepatan investasi hulu migas, penyederhanaan regulasi, reaktivasi sumur idle, hingga penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).
Baca Juga:2 Agenda Penting Prabowo, Hadiri Rapat Paripurna DPR dan Forum Migas ASEAN di IPA Convex 20262 PRT Ajukan Perlindungan ke LPSK Usai Diduga Dianiaya Majikan di Jaksel
“Agar pengusaha-pengusaha daerah itu harus dikolaborasikan, jangan semua kontraktor orang Jakarta semua. Jadikanlah orang daerah itu menjadi tuan di negerinya sendiri selama (mereka) profesional,” ujarnya.
Ia turut meminta agar proses investasi di sektor hulu migas tidak dipersulit.
Menurutnya, kolaborasi antara Kementerian ESDM, SKK Migas, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) harus diperkuat agar seluruh proyek dapat berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan.
“Saya minta jangan lagi diperlambat investor di Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Di hulu migas ini resikonya besar, jangan dipersulit, harus dipermudah. Kita butuh kerja sama yang baik, kita butuh kolaborasi yang baik untuk saling mendukung agar apa yang menjadi mimpi cita-cita dan program kita, bisa kita wujudkan bersama,” pungkasnya.
R.
