Korlantas Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh karena Fokus Persiapan Hari Bhayangkara

Korlantas Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh karena Fokus Persiapan Hari Bhayangkara
Korps Lalu Lintas Polri menunda pelaksanaan Operasi Patuh yang sedianya dimulai hari ini, 8 Juni-21 Juni 2026 -
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO- Korps Lalu Lintas Polri menunda pelaksanaan Operasi Patuh yang sedianya dimulai hari ini, 8 Juni-21 Juni 2026.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan bahwa penundaan tersebut dikarenakan persiapan Hari Bhayangkara 1 Juli mendatang.

“Kita tunda, Polri konsen Hari Bhayangkara,” kata Agus dalam keterangannya, Senin, 8 Juni 2026.

Baca Juga:Kelebihan Teknologi BYD DM dengan EV dan HybridAncaman Kanker Kolorektal, Indonesia Butuh Strategi Nasional

Meski Operasi Patuh ditunda, Polri mengimbau masyarakat untuk terus disiplin dalam berlalu lintas. Pengguna jalan diimbau mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas dalam aktivitas sehari-hari.

Untuk diketahui, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sedianya menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak mulai 8 Juni hingga 21 Juni 2026.

Dalam operasi ini, polisi fokus menindak sejumlah pelanggaran lalu lintas yang dinilai berpotensi memicu kecelakaan.

Fokus pada Operasi Patuh 2026 yakni mengedukasi masyarakat dengan strategi penindakan yang modern.

Polisi juga mengoptimalkan penggunaan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam berbagai format, mulai dari ETLE Drone yang memantau dari udara, ETLE Handheld yang dibawa petugas, hingga ETLE Statis yang terpasang di sudut-sudut jalan.

Kendati teknologi digital dikedepankan, petugas di lapangan dipastikan tidak akan pasif. Skema tilang manual atau penilangan langsung masih tetap berlaku untuk jenis pelanggaran tertentu yang dinilai fatal.

Formasi penindakan pun sudah dirancang dengan porsi yang jelas, di mana pengawasan berbasis elektronik masih menjadi panglima utamanya.

Baca Juga:Xabi Alonso Bergerak Cepat! Rekrutan Perdana Chelsea Sudah Kunjungi CobhamPatroli Brimob PMJ di Jakut, Tiga Pria Diamankan Usai Sembunyikan Sabu di Jok Motor

“Di samping menggunakan ETLE, baik itu ETLE Drone, ETLE Handheld, ETLE Statis, kami juga akan melakukan penilangan. Porsinya cukup tinggi, 60 persen menggunakan ETLE, 30 persen penilangan, dan 10 persen edukasi preventif,” ujar Agus.

MUAMMAR QADDAFI

0 Komentar