PASUNDANEKSPRES.CO- Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan keterlibatan Taruna Akademi Militer (Akmil) dalam Program Sekolah Rakyat bukan untuk memberikan pelatihan semi militer kepada para siswa.
Kehadiran para taruna bertujuan membangun kedisiplinan dan membantu proses adaptasi kehidupan di asrama.
Program Sekolah Rakyat di Akmil merupakan kolaborasi Kementerian Sosial dan TNI yang menerjunkan 1.000 Taruna Akmil tingkat I dan II ke 178 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
Pendampingan berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 8 Agustus 2026.
Baca Juga:Bak Nobar Piala Dunia, Ojol Padati Lobi Pengadilan Saksikan Sidang Vonis NadiemMateri Tembak Menembak Nggak Ada Lagi saat Pelatihan Calon Manajer Kopdes di Barak
Gus Ipul menjelaskan para taruna akan menjadi teladan dalam membiasakan pola hidup disiplin, seperti bangun pagi, merapikan tempat tidur, menjaga kebersihan perlengkapan pribadi, mengenakan seragam dengan rapi, hingga mematuhi jadwal kegiatan di lingkungan asrama.
“Ini bukan pelibatan TNI dalam pendidikan. Taruna Akmil hanya memberikan contoh kehidupan sehari-hari di sekolah berasrama untuk memperkuat kedisiplinan siswa,” ujar Gus Ipul, di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.
Ia menegaskan tidak ada materi atau pelatihan yang bersifat semi militer.
Menurutnya, aktivitas yang diberikan hanya berupa pembiasaan sederhana, termasuk baris-berbaris sebagai sarana melatih ketepatan waktu, kekompakan, dan tanggung jawab.
Gus Ipul mengatakan siswa Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang yang beragam sehingga membutuhkan masa adaptasi ketika mulai tinggal di asrama.
Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan tahun sebelumnya, banyak siswa yang belum terbiasa bangun pagi, hidup mandiri, bahkan sempat ingin pulang.
Karena itu, pendekatan yang diterapkan lebih mengedepankan empati daripada paksaan.
Jika ada siswa yang belum mampu beradaptasi, mereka diberikan ruang untuk menyesuaikan diri sesuai prosedur yang telah disiapkan.
Baca Juga:Masih Terkena Embargo Transfer FIFA, Persib Jamin Transfer Gabriel Mutombo AmanRapat dengan DPR, Kementerian PANRB Dukung RUU Tentang Keamanan dan Ketahanan Siber
Menurut Gus Ipul, kerja sama dengan TNI merupakan inisiatif Kementerian Sosial setelah melihat manfaat pendampingan pada tahap awal penyelenggaraan Sekolah Rakyat tahun lalu.
“Dengan dukungan Taruna Akmil, pemerintah berharap pembentukan karakter, disiplin, dan kemandirian siswa di lingkungan asrama dapat berlangsung lebih optimal tanpa mengubah konsep pendidikan menjadi bernuansa militer,” pungkasnya.
MUAMMAR QADDAFI
