PASUNDANEKSPRES.CO – Apakah kamu sedang jual beli properti atau mau sewa properti rumah apartemen? Rumah merupakan salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup seseorang. Tanpa perencanaan yang matang, risiko kerugian bisa saja terjadi.
Karena itu, calon pembeli perlu memahami langkah-langkah penting agar investasi properti tetap aman dan sesuai harapan.
Berikut panduan lengkap yang dapat dijadikan acuan sebelum memutuskan membeli rumah.
Tentukan Anggaran dan Metode Pembayaran
Baca Juga:DPRD Subang Dorong Perusahaan Baru Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
Langkah awal yang harus diperhatikan adalah kemampuan finansial, bukan sekadar tampilan rumah.
Calon pembeli disarankan menyiapkan dana cadangan sekitar 5–10 persen dari harga rumah.
Dana ini digunakan untuk berbagai kebutuhan tambahan seperti pajak BPHTB, biaya notaris, hingga proses akad kredit.
Selain itu, tentukan metode pembayaran yang akan digunakan, apakah melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau cash bertahap.
Jika memilih KPR, idealnya cicilan bulanan tidak melebihi 30 persen dari total pendapatan agar kondisi keuangan tetap sehat.
Lakukan Riset Lokasi Secara Mendalam
Lokasi menjadi faktor utama yang menentukan nilai investasi properti di masa depan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain aksesibilitas menuju transportasi umum, jalan utama, atau gerbang tol.
Baca Juga:Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan KetentuannyaKementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat
Selain itu, pastikan lokasi rumah dekat dengan fasilitas penting seperti rumah sakit, sekolah, dan pusat perbelanjaan.
Calon pembeli juga perlu mewaspadai potensi banjir. Jangan hanya mengandalkan informasi dari penjual, tetapi lakukan pengecekan langsung dan tanyakan kondisi lingkungan kepada warga sekitar.
Periksa Kredibilitas Pengembang
Bagi yang membeli rumah di kawasan perumahan atau cluster, penting untuk memastikan reputasi pengembang.
Telusuri proyek-proyek sebelumnya untuk melihat kualitas bangunan yang telah diselesaikan.
Pastikan pula pengembang memiliki izin resmi dan rekam jejak yang baik. Hindari melakukan pembayaran uang muka sebelum kejelasan legalitas tanah benar-benar terjamin.
Pastikan Kelengkapan Dokumen LegalitasLegalitas menjadi aspek krusial dalam transaksi properti. Harga murah tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan dokumen.
Periksa jenis sertifikat tanah dan pastikan berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM). Selain itu, pastikan bangunan telah memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai bukti legalitas.
