Ketum YLBHI Diperiksa Soal Penyiraman Andrie Yunus, Desak Segera Naikkan Status Perkara

Ketum YLBHI Diperiksa Soal Penyiraman Andrie Yunus, Desak Segera Naikkan Status Perkara
Tim investigasi yang dibentuk oleh YLBHI dan TAUD telah menemukan sejumlah fakta yang perlu ditindaklanjuti aparat penegak hukum.-
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO-Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur hari ini diperiksa sebagai saksi terkait laporan dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa (9/6).

Dirinya tampak tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 08.55 WIB. Dirinya terlihat didampingi Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya serta anggota Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), Afif Abdul Qoyim.

Dirinya mengatakan pihaknya mendesak penyidik untuk segera meningkatkan status perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Baca Juga:Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran Kabinet Merah PutihKorlantas Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh karena Fokus Persiapan Hari Bhayangkara

Menurutnya, tim investigasi yang dibentuk oleh YLBHI dan TAUD telah menemukan sejumlah fakta yang perlu ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

“Ketika ada peristiwa Andrie, kami membentuk tim investigasi dan tim peneliti yang menemukan banyak fakta. Di antaranya terdapat dugaan keterlibatan 16 pelaku di lapangan dan kemungkinan juga melibatkan pihak sipil,” katanya kepada awak media, Selasa 9 Juni 2026.

Diungkapkannya, pihaknya meminta penyidik menjalankan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memerintahkan proses penanganan perkara terus dilanjutkan.

Dinilainya, seluruh pihak yang diduga terlibat harus segera diperiksa guna mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang disebutnya sebagai percobaan pembunuhan terhadap Andrie Yunus.

“Oleh karena itu, kami mendesak kepolisian berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melanjutkan penyidikan, melakukan penangkapan dan pemeriksaan, serta membongkar semua pihak yang terlibat dalam upaya percobaan pembunuhan terhadap Andrie,” ucapnya.

Dijelaskannya, pemeriksaan yang dijalaninya berkaitan dengan laporan model B yang dilayangkan oleh TAUD ke Polda Metro Jaya.

Diharapkannya, perkara tersebut segera naik ke tahap penyidikan agar proses hukum dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga:Gempa Magnitudo 7,7 Filipina Terasa hingga Manado, Anak Sekolah Berhamburan Selamatkan DiriTimnas Swiss Hadapi Ancaman Ular Liar di Pusat Latihan Piala Dunia 2026, Pemain Dilarang Keluar

“Ini laporan yang berbeda, LP B. Kami mendesak Kapolda Metro Jaya dan Ditreskrimum segera menaikkan perkara ini, mengungkap seluruh pelaku, lalu membawa mereka ke proses peradilan,” tuturnya.

Dalam pemeriksaan, Dirinya mengaku akan menjelaskan secara rinci kerja-kerja investigasi yang dilakukan timnya, termasuk penelusuran rekaman CCTV, pengumpulan data, serta informasi yang berhasil dihimpun selama proses investigasi independen.

“Saya diperiksa untuk menjelaskan bagaimana kerja tim TAUD membongkar kasus ini, mulai dari penelusuran CCTV hingga berbagai data dan informasi yang kami peroleh. Mudah-mudahan pemeriksaan berjalan lancar,” paparnya.

0 Komentar