PASUNDANEKSPRES.CO-Perum BULOG bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Pasar Manis, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis, 25 Juni 2025.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi, Direktur Pemasaran Perum BULOG Rahmanto Amin Jatmiko, serta Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menyampaikan bahwa pemerintah terus menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok sekaligus memastikan stabilisasi harga di pasar.
Baca Juga:5 Fakta Ketua BEM FH UBK Terima Suap Rp20 Juta, Keterlibatan Polisi dan Alumni Agar Tidak Demo di IstanaFakta-Fakta Aksi Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Pacar selama 3 Tahun, Sempat Kabur saat Jadi DPO
Dari hasil pemantauan di Pasar Manis Banyumas, sejumlah komoditas kebutuhan pokok terpantau relatif baik dan pasokannya tersedia.
“Pemerintah akan terus melakukan pemantauan agar harga tetap stabil dan pasokan tetap tersedia. Kita menjaga agar harga tidak terlalu tinggi bagi konsumen, namun juga tetap wajar bagi produsen, petani, peternak, dan pedagang,” ujar Budi Santoso.
Usai mendampingi kunjungan kerja Menteri Perdagangan di Pasar Manis Banyumas, Direktur Pemasaran Perum BULOG Rahmanto Amin Jatmiko bersama Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta Dedi Aprilyadi dan Kepala Divisi Penjualan Pasar Umum Perum BULOG Sasmito Ariyan Mujiarjo beserta jajarannya.
Mereka kemudian melanjutkan peninjauan bersama jajaran BULOG ke sejumlah titik distribusi pangan.
Peninjauan dilakukan ke RPK Sidodadi Berkah Mandiri, RPK Sentral Berkah, ritel modern Cherry Fresh Fruit Market dan Rita Pasaraya, serta Komplek Pergudangan Klahang milik BULOG.
Hasil Peninjauan tersebut, BULOG memastikan ketersediaan beras SPHP di Banyumas dalam kondisi aman dan tersuplai dengan baik melalui berbagai saluran distribusi, baik pasar tradisional, Rumah Pangan Kita atau RPK, maupun ritel modern.
BULOG juga memastikan MinyaKita tetap tersedia di pasar pantauan dengan harga sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi sebesar Rp15.700 per liter.
Baca Juga:Cek Jagoan Kalian! Ini 5 Tim Gagal Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026Prabowo Bongkar Kebocoran Negara Rp2.500 Triliun per Tahun, Gaji Guru Sulit Naik Gara-gara Uang Terus Bocor!
“Dari hasil pemantauan kami, ketersediaan beras SPHP dalam kondisi aman dan tersuplai dengan baik, baik di pasar tradisional, RPK, maupun ritel modern. Ketersediaan MinyaKita juga cukup, dan BULOG terus menyuplai ke pasar pantauan dengan tetap mematuhi Harga Eceran Tertinggi. Dua mandat utama, yaitu menjaga ketersediaan dan mendukung stabilisasi harga, terus kami jalankan,” ujar Rahmanto.
