KKP Bikin Terobosan, Bakal Olah Ikan Sapu-sapu Jadi Pupuk Organik dan Pakan Ternak

KKP Bikin Terobosan, Bakal Olah Ikan Sapu-sapu Jadi Pupuk Organik dan Pakan Ternak
Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Haeru Rahayu mengatakan, ikan sapu-sapu dapat diolah menjadi pupuk organik dan tepung ikan-
0 Komentar

PASUNDANEKSPREES.CO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana mengolah daging ikan sapu-sapu menjadi pupuk organik dan pajan ternak.

Hal ini diungkapkan Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Haeru Rahayu saat memantau kegiatan Gerakan Tangkap Ikan Sapu-sapu di aliran kali RW06 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara pada Jumat, 17 April 2026.

“Yang paling gampang adalah dipakai untuk pupuk organik,” kata Haeru.

Selain pupuk organik, ikan sapu-sapu juga dapat diolah menjadi tepung ikan sebagai pakan ternak.

Baca Juga:Pramono Bantah Izinkan Halte di Jakarta Pakai Nama Parpol: Enggak Lah, Saya BercandaGurihnya Tata Kelola Tambang Nikel, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Resmi Jadi Tersangka

Namun kata Haeru, pemanfaatan sebagai tepung ikan sangat berisiko bagi kesehatan jika secara tidak langsung masuk ke tubuh manusia.

“Ada sebetulnya usulan dipakai untuk tepung ikan. Kami memiliki kekhawatiran yang cukup tinggi residunya cukup tinggi. Kalau jadikan tepung ikan kemudian dimakan oleh ikan, ikannya dimakan oleh manusia, maka punya potensi untuk apa masuk ke manusia,” ujarnya.

Haeru mengatakan populasi ikan sapu-sapu yang sudah mendominasi di sungai-sungai Indonesia wajib dikendalikan.

Pasalnya kata Haeru ikan sapu-sapu menjadi predator bagi ekosistem sungai lainnya.

Selain itu, ikan sapu-sapu yang mengandung zat berbahaya sangat berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi manusia

Ke depan KKP akan membuat aturan terkait pengendalian ikan sapu-sapu di sungai-sungai Indonesia.

“Kenapa ikan sapu-sapu ini wajib kita kendalikan? Karena populasinya sudah begitu dahsyat tadi sebagaimana Pak Gubernur lakukan,” katanya.

Baca Juga:Pengembangan CitraRaya Tangerang Berlanjut dengan Pilihan Kavling di Kawasan TerpaduPanglima TNI Pastikan Misi Prajurit UNIFIL di Lebanon Berakhir Mei 2026


Untuk penangkapan kata Haeru, sekarang ini lebih efektif menggunakan cara-cara konvensional.

KKP akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait dan kepala daerah dalam pengendalian ikan sapu-sapu di masing-masing wilayah.

“Mudah-mudahan Jakarta tetap ekosistemnya terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sekarang ini sekitar 60 persen kali di Jakarta sudah dikuasai ikan sapu-sapu.

Dari itu Pemprov DKI melakukan operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di 5 wilayah kota adminstrasi Jakarta.

“Pelaksanaan serentak di lima kota di Jakarta untuk menangkap ikan sapu-sapu. Karena diketahui ikan sapu-sapu ini sekarang mendominasi perairan yang ada di Jakarta. Dari hasil telaah dari KKP diperkirakan di atas 60 pesen lebih ikan sapu-sapu itu sekarang ada di Jakarta,” kata Pramono.

0 Komentar