KNKT Lanjutkan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi, Sejumlah Tim Dikerahkan

KNKT Lanjutkan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi, Sejumlah Tim Dikerahkan
Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hari ini melanjutkan proses investigasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Rabu, 29 April 2026.-
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hari ini melanjutkan proses investigasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Rabu, 29 April 2026.

Humas KNKT, Anggo mengatakan tim investigasi kembali diterjunkan langsung ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan data dan fakta di lapangan.

“Update yang saya terima, hari ini masih akan investigasi di lokasi,” katanya kepada awak media, Rabu 29 April 2026.

Baca Juga:Kapan Rute KRL Cikarang-Jakarta Beroperasi Pasca Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur? Ini Jawaban KAIPenuh Haru, 8 Korban Selamat dari Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Meski demikian, KNKT belum merinci secara spesifik fokus pemeriksaan hari ini, apakah terkait insiden awal yang melibatkan kendaraan di perlintasan atau tabrakan lanjutan antar kereta.

Disebutkannya, pihaknya masih menunggu informasi teknis lebih lanjut dari tim investigasi yang berada di lapangan.

“Untuk teknisnya saya belum mendapat informasi pastinya,” sebutnya.

Berdasarkan informasi sementara, KNKT menurunkan sedikitnya tiga personel ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Tidak menutup kemungkinan, Ketua KNKT juga akan kembali meninjau langsung lokasi kecelakaan guna memastikan proses investigasi berjalan optimal.

“Info terakhir ada tiga personel, ada kemungkinan Pak Ketua kembali ke lokasi juga,” bebernya.

Investigasi KNKT menjadi kunci dalam mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang terjadi di wilayah Bekasi tersebut.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono meninjau lokasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga:DDC 2026 Tawarkan AI Dongkrak Produktivitas, Talenta Digital Kian DiburuFaktor Mobil Sering Mogok di Rel Kereta Api, Mobil Listrik Lebih Berisiko?

AHY mengatakan duka mendalam atas insiden tragis yang terjadi pada malam sebelumnya.

Ia juga memastikan seluruh korban telah berhasil dievakuasi dari gerbong yang terdampak.

“Pertama, kami semua berduka atas insiden ini. Kita doakan para korban mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” katanya kepada awak media, Selasa 28 April 2026.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 13.00 WIB, tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Beberapa korban yang sebelumnya terjepit juga telah berhasil dievakuasi dan kini mendapatkan penanganan medis intensif.

Dijelaskannya, penanganan difokuskan pada dua tahap utama, yakni evakuasi korban dan proses pemulihan (recovery) rangkaian kereta yang mengalami tabrakan.

“Setelah gerbong berhasil diangkat, perlu pengecekan lanjutan, termasuk listrik aliran atas agar operasional bisa kembali normal,” jelasnya.

0 Komentar