BMKG Prediksi Musim Kemaru Datang Lebih Cepat, Puncak Kekeringan Terjadi Agustus 2026

BMKG Prediksi Musim Kemaru Datang Lebih Cepat, Puncak Kekeringan Terjadi Agustus 2026
Ilustrasi musim kemarau dan kekeringan. -twitter @KMachielse-
0 Komentar

Selain itu, peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi Angin Timuran (Monsun Australia) menjadi penanda dimulainya musim kemarau.

BMKG mencatat sebanyak 114 Zona Musim (ZOM) atau 16,3 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada April 2026.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, merinci bahwa 184 ZOM (26,3persen) menyusul masuk musim kemarau pada Mei 2026, dan 163 ZOM (23,3 persen) pada Juni 2026.

Baca Juga:Pertamina Buka Suara 2 Kapal Minyaknya yang Masih Terjebak di Selat HormuzKekhawatiran Cadangan Minyak Imbas Konflik Timur Tengah Dibahas Prabowo Bersama Para Mantan Presiden

Berdasarkan data tersebut, Ardhasena menegaskan bahwa awal kemarau di 325 ZOM (46,5 persen) diprediksi MAJU atau terjadi lebih cepat dari biasanya, SAMA 173 ZOM (24,7 persen), dan MUNDUR 72 ZOM (10,3 persen).

MUAMMAR QADDAFI

0 Komentar