PASUNDANEKSPRES.CO-
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan pembelaan terhadap berita negatif mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan ini kerap mewarnai media sosial.
Padahal menurut klaimnya Dadan, BGN hanya mencatat 62 kasus buruk yang terjadi pada program MBG selama bulan Ramadan.
Selebihnya, sebanyak 25 ribu SPPG telah menjalani programnya dengan serius.
“Dari 25 ribu (SPPG) yang jalan di Ramadhan, 62 yang menghasilkan menu yang jelek. Dan menu yang jelek itulah yang viral,” kata Dadan kepada awak media, Rabu 15 April 2026.
Baca Juga:Walikota Solo Bantah Tudingan Andre Rosiade Soal Stadion Manahan Mirip Sawah: Bisa Buat Tidur-tiduran!Seloroh Prabowo Saat Ucapkan Hari Kosmonaut untuk Putin: Banyak Anak Indonesia Diberi Nama Yuri Gagarin
Menurut Dadan, ada ketidakadilan dalam penyebaran informasi di ruang digital. Ia menyoroti bagaimana masyarakat lebih gemar membagikan konten negatif, sementara ribuan titik pelayanan yang telah bekerja keras sesuai standar justru luput dari perhatian.
Ia menegaskan bahwa mayoritas SPPG di berbagai pelosok daerah sebenarnya telah menjalankan tugas dengan sangat baik dan memenuhi standar gizi yang ketat.
“Padahal yang 24 ribu sekian itu bagus-bagus, tapi tidak viral,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Dadan pun mengetuk hati para mitra dan masyarakat untuk ikut mengimbangi narasi negatif dengan menyebarkan cerita-cerita positif dari para penerima manfaat.
“Mohon bantuan mengangkat cerita masyarakat penerima manfaat dari program makan bergizi ini, agar diketahui publik secara luas,” pungkasnya.
MUAMMAR QADDAFI
