PASUNDANEKSPRES.CO- Viral aksi berani seorang wanita memahari Petugas Patroli dan Pengawalan (Patwal) RI 21.
Seorang pengendara mobil bernama Zilly Larasati membagikan kejadian tak mengenakan di Jalan Pintu Satu Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Dalam video yang dibagikan di media sosial pribadinya, wanita tersebut mengaku hendak diserobot oleh petugas patwal yang mengawal kendaraan berpelat nomor RI 21.
Baca Juga:Resmi! Harga BBM Pertamina 1 Juli 2026, Cek Daftar Lengkap Pertalite hingga Pertamax TurboKementerian PANRB Percepat Transformasi Digital Bansos, Siap Beroperasi Secara Nasional
Kejadiannya bermula saat Zilly Larasati tengah berkendara dan menunggu giliran antrean untuk berbelok.
Namun, tiba-tiba kendaraannya dipepet oleh patwal yang berada di belakangnya.
“Karena aku udah posisi belok setengah badan mobil, tiba-tiba di pepet oleh patwal motor ini dan aku dimaki oleh polisi itu. Padahal salah dia yang tiba-tiba di perempatan,” kata
“Sebenarnya ga mau ribut, tapi setelah dipikir kok aku dimarahin padahal yang salah dia dan sengaja di pepet dan disuruh stop, yang kondisi nyetir ga mungkin stop,” sambungnya.
Mendapati perlakuan yang tidak menyenangkan, Zilly Larasati langsung keluar dari kendaraannya dan menegur patwal RI 21 tersebut.
Wanita tersebut menyayangkan aksi polisi yang mengawal kendaraan pejabat RI 21 yang dinilai tidak mematuhi aturan lalu lintas.
Menurutnya, jalanan umum merupakan hak seluruh masyarakat sebagai pengguna jalan.
“Pak lain kali jangan begitu. Saya udah antre dari tadi. Bapak jangan langsung nyelonong kaya gitu. Jangan mentang-mentang ngawal RI 21,” ucap Zilly menegur patwal.
Patwal RI 21 Minta MaafUsai aksi patwal RI 21 yang diduga ugal-ugalan dikawasan Senayan viral di media sosial, poliis tersebut langsung menyampaikan permintaan maaf.
Baca Juga:Prabowo Sebut Dapur MBG Milik Polri Diakui Lembaga InternasionalJaringan Gelap Sianida Ilegal Terbongkar! Bareskrim Polri Sita 18,1 Ton Senilai Miliaran Rupiah
Polisi yang bernama Dimas meminta maaf kepada Zilly melalui Direct Message (DM) Instagra,;.
“Mohon ijin, saya Dimas yang tadi di Fairmont. Perkenankan saya meminta permohonan maaf sebesar-besarnya. Semoga permohonan maaf saya bisa diterima oleh ibu. Terima kasih,” kata Dimas.
“Dan mungkin ada perkataan saya yang kurang berkenan kepada ibu tadi, saya juga mohon maaf sebesar-besarnya ibu. Niat saya tadi hanya untuk memberi tahu tidak ada niatan apa-apa. Mungkin nada saya terdengar keras karena saya tadi pakai microphone yang terhubung ke speaker dengan volume yang masih cukup kencang,” sambungnya.
