PASUNDANEKSPRES.CO-Sebuah video viral memperlihatkan seorang turis asal Bangladesh buang air kecil di eskalator stasiun kereta api di Kuala Lumpur, Malaysia, menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Rekaman tersebut memicu gelombang kritik dari masyarakat sekaligus mendorong operator transportasi Rapid KL mengingatkan seluruh pengguna transportasi umum agar ikut menjaga kebersihan fasilitas publik.
Video berdurasi sekitar 16 detik itu diunggah oleh seorang pengguna Threads pada Rabu, 1 Juli 2026 kemarin.
Baca Juga:Resmi! Harga BBM Pertamina 1 Juli 2026, Cek Daftar Lengkap Pertalite hingga Pertamax TurboKementerian PANRB Percepat Transformasi Digital Bansos, Siap Beroperasi Secara Nasional
Dalam tayangan tersebut terlihat seorang pria yang kabarnya merupakan turis asal Bangladesh mengenakan pakaian berwarna hitam berdiri di atas eskalator yang sedang bergerak turun.
Cairan diduga air kencing tampak mengalir dari celana pendek yang dikenakannya, sementara di depannya terdapat dua penumpang lain yang berada di anak tangga eskalator.
Menurut keterangan pengunggah, insiden tersebut terjadi di Stasiun Titiwangsa, salah satu pusat integrasi transportasi terbesar di Kuala Lumpur.
Pengunggah juga menduga pria asal Bangladesh dalam video merupakan warga negara asing, meski identitasnya belum dikonfirmasi secara resmi.
Video Viral, Ribuan Warganet Malaysia Mengecam
Tak lama setelah diunggah, video itu langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Unggahan tersebut memperoleh lebih dari 34 ribu tanda suka, dibagikan lebih dari 33 ribu kali, serta dibanjiri hampir 6.000 komentar.
Mayoritas warganet mengecam tindakan Bangladesh tersebut karena dinilai tidak sopan, tidak higienis, dan mengganggu kenyamanan pengguna transportasi umum lainnya.
Baca Juga:Prabowo Sebut Dapur MBG Milik Polri Diakui Lembaga InternasionalJaringan Gelap Sianida Ilegal Terbongkar! Bareskrim Polri Sita 18,1 Ton Senilai Miliaran Rupiah
Sejumlah pengguna media sosial menyoroti bahwa fasilitas toilet di stasiun tersebut tersedia dan dalam kondisi layak digunakan.
Salah seorang pengguna menulis bahwa toilet di stasiun MRT tersebut bersih sehingga tidak ada alasan untuk melakukan tindakan seperti yang terekam dalam video.
Komentar lain juga menyebut perilaku tersebut menjadi salah satu penyebab munculnya bau tidak sedap di area stasiun.
Rapid KL Langsung Bersihkan Lokasi
Seorang warganet mengaku segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Rapid KL melalui layanan WhatsApp. Ia bahkan membagikan tangkapan layar percakapannya dengan operator sebagai bukti laporan telah diterima.
Mengutip laporan New Straits Times, Rapid KL menyatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 19.44 waktu setempat pada Selasa di Jalur Putrajaya.
