John Herdman sepertinya enggan memberi ruang bagi kata kompromi. Sang nahkoda paham betul menatap Piala Asia 2027 dengan persiapan ala kadarnya adalah misi bunuh diri.
Alih-alih bersantai, pelatih asal Inggris ini justru memilih curi start dengan menggelar TC dan seleksi lebih awal di Mei 2026 ini.
Seperti yang kita sudah ketahui, Piala AFF 2026 akan bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Masalahnya, turnamen ini tidak masuk dalam kalender resmi FIFA yang secara otomatis membuat John Herdman bakal kesulitan memanggil pemain abroad, terutama mereka yang berkarier di Eropa.
Baca Juga:Letjen Robi Herbawan Resmi Jadi Kabais TNI, Gantikan Yudi AbdimantyoSatgas Haji Tunda Keberangkatan 80 WNI, Tekan Praktik Haji Nonprosedural
Berkaca pada FIFA Series 2026 sebelumnya, Herdman sebenarnya sudah mulai menyaring kekuatan dengan mencantumkan 41 nama yang kemudian mengerucut menjadi 24 nama hingga akhirnya menyisakan 23 pemain saja lantaran Dean James gagal bergabung.
Situasi pelik terkait izin klub inilah yang memaksa sang pelatih bergerak cepat.
Stadion Utama Gelora Bung Karno telah menjadi saksi bagaimana Indonesia menjajal kekuatan Bulgaria hingga Saint Kitts and Nevis pada Maret lalu. Di momen itu pula Herdman memanfaatkan waktu untuk memantau langsung performa pilar seperti Jaidon Zels dan kolega sebelum akses terhadap mereka tertutup di bulan Juli.
Sebagai solusinya, ia kini fokus membentuk skuad bayangan yang menggabungkan tenaga senior dan talenta U-23.
“Untuk pemain di luar skuad, saya akan memiliki skuad bayangan yang akan berkumpul pada Mei 2026,” tegas Herdman.
Ia secara terbuka menyiapkan panggung bagi pemain lokal untuk unjuk gigi di periode Juli nanti sebelum akhirnya melakukan finalisasi siapa saja yang layak dibawa ke Arab Saudi awal tahun depan.
Ini bukan sekadar seleksi, tapi ujian mental untuk melihat siapa yang paling siap bertarung di level tertinggi.
John Herdman Optimistis Cetak Sejarah Baru di Piala Asia 2027
Baca Juga:DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Ponpes, Bakal Panggil Kementerian TerkaitSukses Ekonomi Haji 2026 Lewat Oleh-Oleh, Bumbu, hingga Ready to Eat Indonesia
John Herdman sepertinya bukan tipe pelatih yang sedang bermain aman. Meski Indonesia terkepung di grup yang sangat sulit, nahkoda asal Inggris ini justru menebar sinyal perang yang berani.
Baginya, menatap Piala Asia 2027 bukan soal bertahan hidup, melainkan bonus emas untuk mencetak sejarah baru yang lebih besar dari sebelumnya.
